Mujid Riduan dan Siti Muafiyah.
Sejalan dengan pendapat tersebut, Siti Muafiyah, yang juga salah satu calan ketua DPC PDIP periode 2025-2030 menyampaikan, psikotes dilakukan DPP karena PDIP sebagai partai politik utama terus berbenah.
“DPP telah menerapkan rekrutmen yang modern, bukan lagi semata-mata berdasarkan kedekatan personal. Di PDI Perjuangan ada alat ukur dan instrumen yang terukur untuk menilai kapabilitas calon pemimpin, baik ketua DPC maupun calon kepala daerah,” ujar Bendahara DPC PDIP Gresik ini.
Muafiyah menandaskan, psikotes calon ketua DPC sejalan dengan semangat partai untuk menghadirkan kader-kader terbaik di setiap lini kepemimpinan.
Sekadar diketahui, DPP menggelar proses penjaringan nama calon Ketua DPC di tingkat PAC. Nama-nama tersebut kemudian disaring melalui psikotes oleh DPP. Tujuannya, untuk menjaring calon-calon ketua yang memiliki kapabilitas, kredibilitas, dan yang disayangi masyarakat, serta loyal kepada partai.
DPD PDIP Jatim sendiri menargetkan seluruh PAC dan DPC menyetorkan nama calon ketuanya paling lambat pada tanggal 6 September 2025.
Hal ini dimaksudkan agar seluruh kandidat dapat mengikuti tahap psikotes sebagaimana dijadwalkan, sehingga proses seleksi berjalan secara menyeluruh dan adil. (hud/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




