Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama kafilah MTQ Gresik usai dinobatkan sebagai juara umum. Foto: Ist.
"Alhamdulillah, kemenangan ini adalah buah dari kerja keras peserta, pembina, dan doa masyarakat Gresik. Juara umum ini bukan hanya soal piala, melainkan bukti bahwa Gresik tetap menjadi gudang kafilah Qur’ani di Jawa Timur," ujarnya.
Gus Yani menambahkan, dengan diraihnya juara umum tahun ini melanjutkan tradisi panjang Gresik dalam ajang MTQ Jawa Timur.
Sebelumnya, Gresik meraih juara umum MTQ Jatim pada tahun 2013, 2015, dan 2017. Meski sempat turun ke posisi keempat pada tahun 2021 serta hanya mencatat prestasi perorangan pada tahun 2023, keberhasilan di Jember tahun ini membuktikan bahwa pembinaan Qur’ani di Gresik kembali berbuah manis.
"Prestasi ini akan menjadi dorongan bagi Pemkab Gresik untuk terus memperluas pembinaan Qur’ani sejak dini," jelasnya.
"Kami ingin generasi muda Gresik tumbuh dengan cinta al-Qur’an dan siap berprestasi tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional," pungkasnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




