Ahmad Haikal Hasan alias Babe Haikal. Foto: Sindonews
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Ketika Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto, ekspektasi publik sangat besar. BPJPH diharapkan berada di garda terdepan dalam menjaga kehalalan produk-produk yang ada dan beredar di Indonesia. Termasuk produk yang berasal dari luar negeri.
Tapi publik skeptis alias ragu ketika Prabowo menunjuk Ahmad Haikal Hasan - akrab dipanggil Babe Haikal – sebagai kepala BPJPH. Publik meragukan konsistensi Babe Haikal karena melihat track recordnya selama ini.
BACA JUGA:
- Anggota DPR Desak BPOM-BGN Umumkan Hasil Uji Lab Ompreng MBG Diduga Pakai Minyak Babi
- PW RMI NU Jakarta: Hasil Uji Lab di Cina Temukan Minyak Babi di Ompreng Makan Bergizi Gratis
- Viral Pernyataan Babe Haikal Terkait Sertifikasi Halal, Mahfud MD Beri Tanggapan Menohok
- Pada 2024, Produk Tanpa Sertifikasi Halal akan Terkena Sanksi
Masih segar ingatan public saat ia mengatakan akan menjadi oposisi sampai mati. Ternyata ia malah duduk sebagai kepala BPJPH. Karena itu netizen mencemoohnya. Setidaknya, itulah yang diungkit oleh pemilik akun @narkosum di social mediaX (eks twitter).
Akun @alisyarief juga mengungkit kata-kata Babe Haikal yang pernah mengingatkan para ulama agar menjaga Jarak dari para umara atau pemimpin pemerintahan, orang-orang yang memegang kekuasaan. Ternyata ia kini malah menjadi pejabat.
Yang menarik, Haikal mengaku pernah bertemu Nabi Muhammad SAW. Karuan saja netizen menertawakan sekaligus mengecamnya.
Dan masih banyak inkonsistensi dan kontroversi Babe Haikal yang keturunan Arab itu.
Kini Haikal dihadapkan problem omprengan atau food tray untuk MBG yang diisukan mengandung minyak babi. Apa kata dia?
“Kami jamin yang berada dan beredar di dapur gizi, bukan hanya food tray, tetapi juga menu-menunya, bahan-bahannya, peralatannya, semua dalam pemantauan kami. Kami menjamin halal,” kata Haikal Hasan kepada Tempo pada Ahad, 21 September 2025.
Haikal menambahkan, bukan hanya bahan dan peralatan dapur, para pengelola dapur MBG juga tengah mendapatkan pelatihan khusus untuk memastikan makanan yang disajikan sesuai standar halal dan gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terkonfirmasi. “Mari bangsa Indonesia bersikap dewasa, mempercayakan ini pada program pemerintah, bukan pada media-media. Percayakanlah pada media resmi,” ujarnya.
Menurut Haikal, program MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah, tetapi juga menyejahterakan petani, nelayan, dan peternak dalam negeri.
“Berapa banyak petani yang sudah termakmurkan, nelayan yang ikannya kita beli, telur-telur kita borong semua. Program ini untuk menghilangkan stunting dan membuat bangsa Indonesia berkelas di dunia internasional,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




