Andi Fajar Yulianto
"Hal ini untuk memastikan kualitas bahan pangan aman, berikut para koki atau juru masak MBG juga harus dicek kualitas kompetensinya sampai kepatutan menu dan penyajiannya. Apakah telah sesuai standar dan rencana anggaran dan belanja (RAB) yang disediakan? Serta dipastikan tidak ada penyunatan terhadap anggaran pokok pada standar menu MBG," bebernya.
Langkah tersebut menurut Fajar dapat meningkatkan kehati-hatian agar kasus keracunan MBG yang terjadi di beberapa daerah tidak kembali terulang.
"Menurut saya terjadinya kasus keracunan MBG di beberapa daerah ditengarai karena buruknya pengawasan kualitas dan keamanan bahan pangan atau ada unsur kelalian yang nyata terhadap standar operasi prosedur (SOP) yang sengaja tidak dilewati. Kejadian ini bisa dikategorikan sebuah perbuatan melawan hukum yang harusnya dapat diusut dan ditindaklanjuti oleh APH," ujar Fajar.
Kendati begitu, Fajar menilai program MBG gagasan Presiden Prabowo Subianto ini merupakan program bagus yang harus didukung dan djjaga bersama.
"Apapun kendalanya, kita harus benar benar jaga program MBG ini, jangan sampai anak anak kita jadi korban kecerobohan dan kelalaian dari pengelola dapur MBG," pungkasnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




