“BPJS Kesehatan kini memperkuat fondasi digital di fasilitas kesehatan agar pelayanan semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” jelas Ghufron.
Salah satu inovasi tersebut adalah peluncuran Portal Informasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP), yakni dashboard digital yang memuat data klaim, pembayaran kapitasi, utilisasi pelayanan, hingga komitmen mutu layanan. Melalui portal ini, faskes dapat memantau seluruh proses layanan secara transparan dan real-time.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga mengembangkan fitur laporan Kekosongan Obat dalam Aplikasi Apotek Online yang memungkinkan fasilitas kesehatan melaporkan ketersediaan obat secara langsung.
Dengan sistem ini, potensi kekosongan obat dapat segera diatasi sebelum mengganggu pelayanan pasien.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa JKN bukan sekadar program pemerintah, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. Dengan semangat gotong royong dan inovasi yang berkelanjutan, kita bersama menjaga keberlangsungan jaminan kesehatan yang adil dan inklusif bagi semua,” tegas Ghufron.
Sementara itu, di tingkat daerah, BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung turut memberikan penghargaan kepada fasilitas kesehatan berprestasi sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka menjaga mutu layanan dan keberlanjutan Program JKN.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan 158 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 21 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang tersebar di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih kami kepada faskes yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN,” ujarnya.
Berikut daftar pemenang fasilitas Kesehatan berkomitmen terbaik dalam pelayanan Kesehatan Program JKN Kantor Cabang Tulungagung Tahun 2025 diantaranya sebagai berikut Kategori Klinik Pratama dirahi oleh Klinik Pratama dr. Yayuk, Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter dirahi dr. Rosyid Ashari, kemudian Kategori Puskesmas dirahi Puskesmas Baruharjo, kemudian Kategori Rumah Sakit Tipe D dirahi RS Satiti Prima Husada.
"Dengan adanya penghargaan ini, BPJS Kesehatan berharap semangat pelayanan terbaik terus tumbuh di setiap fasilitas kesehatan," tutupnya. (fer/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




