Petugas saat mendata korban kecelakaan di Surabaya.
Jenazah Dihon diambil oleh kakaknya, Jondiaparta Purba, warga DK Kramat II/14b Surabaya. Sementara jenazah Rika diserahkan kepada kakaknya, Joko S., melalui Kantor Desa Kuniran, Bojonegoro.
Korban selamat, Mega Silfi Dara Tristi, kini telah sadar, namun enggan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait kronologi kecelakaan.
“Meski kami periksa, korban tidak berkenan menceritakan kronologisnya. Korban Mega ini tidak mengakui habis pesta miras di mana,” ucap Suryadi.
Berdasarkan penelusuran, Rika dan Mega diketahui bekerja di sebuah tempat hiburan malam di Jalan Manyar Kertoarjo.
Dihon Purba disebut sebagai kekasih Rika. Saat kejadian, Dihon tengah mengantar Rika pulang, sementara Mega menumpang menuju kosnya.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di Surabaya yang diduga kuat disebabkan oleh pengemudi dalam pengaruh alkohol.
Satlantas Polrestabes Surabaya menyatakan bahwa angka kecelakaan akibat pengemudi mabuk masih tinggi, dan menjadi tantangan serius dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Pahlawan. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




