Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan, saat monitoring dan evaluasi serta sosialisasi anggaran di Kecamatan Kedamean. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan, intens melakukan kunjungan ke desa-desa untuk mengevaluasi dan memonitor program desa.
Khusus kunjungan kali ini, Mujid sekaligus menyosialisasikan kebijakan pemerintah pusat yang memangkas dana transfer senilai Rp539 miliar.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik dan Dewan Komitmen Tuntaskan Perbaikan Jalan Poros Desa
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos
“Monitoring dan evaluasi program desa ini juga untuk mensosialisasikan kepada kepala desa dan aparatur adanya kebijakan pemerintah pusat berupa pemangkasan dana transfer untuk Pemkab Gresik sebesar Rp539 miliar pada tahun 2026,” ujarnya kepada BANGSAONLINE, Rabu (22/10/2025).
Ketua DPC PDIP Gresik ini menyebutkan salah satu desa yang telah dikunjungi adalah Desa Glindah, Kecamatan Kedamean. Ia meminta para kepala desa dan perangkatnya agar menyusun anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) 2026 dengan mengutamakan program-program prioritas.
“Dengan adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp539 miliar untuk Pemkab Gresik, sehingga mengubah arah sejumlah program pembangunan di tahun 2026, agar desa mengutamakan program yang prioritas,” paparnya.
Ia juga mendorong agar sebelum pembahasan RAPBDes dimulai, desa sudah memetakan program-program mendesak yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan sesuai dengan kemampuan anggaran.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




