Jadi Kampung Reforma Agraria, Warga Baumata Kupang Nikmati Tambahan Penghasilan

Jadi Kampung Reforma Agraria, Warga Baumata Kupang Nikmati Tambahan Penghasilan Salah satu warga di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Kostan Humau, Pembina GAPOKTAN Kampung Daun, mengaku sudah merasakan manfaatnya. Kendati demikian, ia berharap pembangunan infrastruktur pertanian, terutama saluran irigasi, dapat segera diwujudkan.

“Sekarang hasilnya sudah terasa. Dari kebun pisang ini, kami bisa tambah penghasilan sampai Rp1,5 juta per bulan,” tuturnya. 

Bupati Kupang, Yosef Lede, menyambut baik langkah ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program. 

“Yang pasti kita support ATR/BPN. Karena di situ bukan bicara saja tentang bagaimana hak-hak orang untuk mendapatkan sertipikat, tapi ada plusnya, ada pemberdayaan di situ,” ujarnya.

Ia menambahkan, Reforma Agraria tidak hanya mengurus sertipikat tanah, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat. 

“Ini program-program plus yang bagi kami bagus. Karena tidak hanya urus sertipikat tanah, tapi memberikan perhatian lebih kepada kehidupan masyarakat kita, dengan bantuan pemberdayaan dan pertanian. Ini tugas kita bersama, kolaborasi supaya masyarakat bisa dilayani secara baik, dibantu untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraannya,” paparnya. (afa/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Dorong Pegawai Terapkan Pola Hidup Sehat, Kementerian ATR/BPN Gelar Edukasi Jantung':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO