Pusbangdesda Unesa secara resmi meluncurkan Akademi Koperasi Desa Merah Putih.
“Koperasi desa harus naik kelas,” tegas Farida.
Ia menjelaskan bahwa koperasi harus dikelola secara modern, memiliki tata kelola yang kuat, dan mampu menciptakan peluang usaha baru.
Farida juga menyampaikan bahwa program Unesa ini merupakan langkah konkret yang sangat diapresiasi untuk mempercepat transformasi koperasi desa di Indonesia.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, yaitu Nanang Abu Hamid (Dinas Koperasi Jatim), Wawan Yunianto (KDKMP Jawa Timur), Meithiana Indrasari (KDKMP Surabaya), dan Rio Sarwo Wibisono (KKMP Dadaprejo Kota Batu).
Para narasumber membawakan materi mengenai tata kelola kelembagaan, best practice pengelolaan KDKMP, penyusunan bisnis dan pembiayaan, hingga manajemen SDM dan permodalan koperasi desa.
Puluhan peserta luring yang merupakan ketua dan pengurus koperasi desa mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh.
Peserta daring dari berbagai daerah juga bergabung melalui platform hybrid Unesa.
Antusiasme peserta tampak melalui diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat.
Dengan adanya Akademi Koperasi Desa Merah Putih, Unesa meneguhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pemberdayaan desa. (mdr/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






