Wali Kota Kediri saat berbincang dengan Ketua DPD LDII Kota Kediri.
"Kasus narkotika menjadi isu yang mendesak, yang harus ada solusi, karena pemakainya didominasi oleh generasi muda. Ini menjadi tantangan besar bagi masa depan Kota Kediri, apalagi Bandara Dhoho sudah aktif," ujarnya.
Ia juga meminta dukungan LDII untuk mempromosikan Bandara Dhoho Kediri agar dapat berkembang, termasuk mendukung pengajuan bandara tersebut sebagai embarkasi haji dan umrah.
"Kami harap LDII bisa saling support dengan Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan Kediri sebagai kota Pendidikan dan selalu MAPAN," tuturnya.
Menanggapi hal itu, Agung menyampaikan bahwa Musda VII akan menjadi ajang konsolidasi memperkuat delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.
"Kami datang ke sini untuk silaturahim dan menjelaskan bahwa Musda akan memperkuat program Eco Pesantren," katanya.
Ia mencontohkan komitmen LDII terhadap kelestarian lingkungan dengan mengganti karangan bunga ucapan selamat Musda dari stakeholder dengan bibit tanaman.
"Untuk Musda kali ini, kami akan menerapkan konsep ramah lingkungan dengan memakai tanaman sebagai ucapan Musda dari stakeholder, alih-alih karangan bunga yang berpotensi menjadi sampah. Tanaman tersebut, setelah Musda selesai, dapat langsung ditanam," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




