Truk saat akan membuang muatan sampah di TPA Selopuro Ngawi
Selain itu, Bulkis menyebut keberadaan bank sampah di tingkat desa serta pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) turut berkontribusi menekan jumlah sampah yang berakhir di TPA.
Ia menambahkan, sumber sampah terbesar yang masuk ke TPA Selopuro berasal dari rumah tangga, pasar-pasar di wilayah kecamatan, serta sektor industri yang telah menjalin kerja sama dengan DLH Kabupaten Ngawi.
Sementara itu, pada tahun ini DLH Ngawi juga melakukan pengadaan lahan seluas satu hektare untuk pembangunan TPST di Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo.
TPST tersebut direncanakan melayani pengolahan sampah dari Kecamatan Jogorogo, Kendal, Ngrambe, dan Sine.
Pembangunan TPST tersebut diharapkan mampu semakin menekan volume sampah yang masuk ke TPA Selopuro sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Ngawi. (nal/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




