Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Polemik keberadaan Hadi's Home Stay di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, terus bergulir. Meski sudah 2 kali digelar RDP atau rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPRD Kota Probolinggo, warga tetap mendesak pemerintah bertindak tegas menutup penginapan yang diduga menjadi ajang praktik prostitusi.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Probolinggo, Riyadlus Solihin, menegaskan perlunya evaluasi terhadap izin usaha Hadi's Home Stay.
"Kalau memang ada temuan hiburan terselubung, ya izinnya harus dilakukan evaluasi," ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, evaluasi harus dilakukan melalui tahapan yang sesuai aturan.
"Jika memang masih bandel dan masih ada temuan hiburan terselubung, Pemkot harus bertindak tegas dengan melakukan penutupan," katanya.
Warga Ketapang mengaku resah dengan keberadaan penginapan tersebut. Keresahan itu bahkan telah disampaikan kepada dewan.
Ironisnya, meski sudah 2 kali dilakukan RDP, hingga kini belum ada kepastian apakah Hadi's Home Stay akan ditutup atau tetap beroperasi.
"Ini yang menjadi pertanyaan warga. Kenapa sampai sekarang belum ada kepastian," ucap seorang warga setempat. (ugi/mar)






