Peserta JKN yang merupakan mahasiswa asal Kabupaten Madiun, Yudha (tengah).
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Kesadaran hidup sehat mulai tumbuh di kalangan generasi muda. Yudha (23), mahasiswa asal Kabupaten Madiun, kini rutin berjalan kaki setiap pagi sebelum beraktivitas kuliah, di mana kebiasaan sederhana itu menjadi langkah awal dirinya lebih peduli pada kesehatan sejak usia muda.
Yudha mengaku sebelumnya sering mengabaikan pola hidup sehat, mulai dari sarapan seadanya hingga jarang berolahraga. Kesadarannya muncul setelah membaca artikel yang menyebutkan BPJS Kesehatan pada 2025 harus mengalokasikan lebih dari Rp50 triliun untuk membiayai puluhan juta kasus penyakit katastropik seperti jantung, stroke, gagal ginjal, dan kanker.
“Dari situ saya mulai berpikir, ternyata banyak penyakit serius yang berawal dari kebiasaan kecil yang sering kita sepelekan. Kalau bisa dicegah dari sekarang, kenapa harus menunggu sakit dulu,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Sejak itu, Yudha memilih perubahan realistis dengan olahraga ringan dan pola makan seimbang. Momentum Hari Pejalan Kaki Nasional (22 Januari) dan Hari Gizi Nasional (25 Januari) semakin menguatkan niatnya.
Ia pun menerapkan Gerak Sehat 335 yang diperkenalkan BPJS Kesehatan, yakni jalan santai tiga menit, jalan cepat tiga menit, diulang lima kali hingga total 30 menit.
“Saya dulu mengira olahraga itu harus capek dan berat. Ternyata jalan kaki saja, asal rutin, sudah cukup bikin badan terasa lebih segar. Apalagi Gerak Sehat 335 ini simpel dan bisa dilakukan di sekitar rumah,” katanya.
Selain aktivitas fisik, Yudha juga menata pola makan dengan menyeimbangkan karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Sebagai peserta JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional, ia memanfaatkan fitur Skrining Riwayat Kesehatan di aplikasi Mobile JKN untuk mengetahui risiko kesehatan.
“Hasilnya bikin saya lebih sadar kondisi tubuh. Rasanya seperti diingatkan secara halus. Jadi nggak perlu nunggu sakit dulu untuk mulai peduli,” ungkapnya.
Bagi Yudha, hidup sehat bukan soal perubahan besar, melainkan keberanian memulai dari langkah kecil. Ia percaya kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki, konsumsi makanan bergizi, dan skrining kesehatan sejak dini menjadi fondasi penting menjaga kualitas hidup.
"Semoga kedepannya semakin banyak anak muda yang menyadari bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang. Dimulai dari sekarang, dari hal kecil, dan dari diri sendiri," pungkasnya. (red)






