Ilustrasi.
"Bacokan pertama dengan menggunakan sabit mengenai punggung korban. Kemudian bacokan kedua sempat ditangkis oleh korban dengan tangannya, sehingga telapak tangan sebelah kanan S mengalami luka bacok," ungkapnya.
Korban sempat melarikan diri ke rumah Ketua RW, Suharjo,m akan tetapi B mengejar S.
"Saat sampai di halaman rumah Suharjo, S juga sedang menyapu. Korban meminta tolong dengan cara memeluk Suharjo dari belakang," jelasnya.
"Akan tetapi, Buradi tetap melakukan pembacokan yang diarahkan ke Sumarsono. Akan tetapi bacokan Buradi ditangkis oleh Suharjo dengan menggunakan gagang sapu," imbuhnya.
S melarikan diri lagi ke sebelah rumah Suharjo. Nahasnya, waktu melarikan diri, S terjatuh dan B langsung membacok perutnya.
"Bacokan itu mengenai perut korban hingga usus korban terburai. Setelah itu Suharjo datang untuk melerai dan mengamankan sabit yang dipegang oleh Buradi," tuturnya.
"Kemudian pelaku diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Kalisat guna dilakukan proses hukum. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Soebandi dan meninggal di sana," pungkasnya. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




