Satgas MBG saat memeriksa SPPG Umbulsari
JEMBER,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menyikapi peristiwa keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar dan tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Umbulsari.
Insiden tersebut memicu sikap tegas dari Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang menegaskan tidak akan memberi ruang bagi kelalaian dalam program pemenuhan gizi.
Orang nomor satu di Jember yang akrab disapa Gus Fawait itu menyampaikan bahwa pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus dijalankan secara profesional, mengingat program tersebut merupakan bagian dari agenda strategis nasional.
Berdasarkan informasi awal yang diterima pemerintah daerah, kasus keracunan yang terjadi pada Kamis (5/2/2026) diduga berkaitan dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa sehari sebelumnya. Dugaan tersebut kini tengah didalami oleh tim terkait.
Sebagai langkah lanjutan, Gus Fawait menginstruksikan pengaktifan penuh Satuan Tugas (Satgas) Pengentasan Kemiskinan dan MBG untuk mengusut kejadian tersebut secara menyeluruh.
Satgas diminta menelusuri alur distribusi makanan hingga mengevaluasi standar operasional dapur penyedia.
Gus Fawait menegaskan, merujuk pada Instruksi Presiden, kepala daerah memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi pencabutan izin operasional terhadap pengelola SPPG yang terbukti lalai atau tidak memenuhi standar pelayanan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




