Salah satu poster menu MBG 'minimalis' di Bangkalan yang ramai menjadi perbincangan
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Ramainya keluhan soal menu 'minimalis' dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, membuat Satuan Tugas (Satgas) MBG mewajibkan pencantuman harga di setiap pendistribusian.
Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah potensi penyalahgunaan anggaran sekaligus menjawab keluhan masyarakat.
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Isyarat Anggaran MBG Rp268 Triliun Bakal Susut Menguat Usai Rencana Pemerintah Hitung Ulang
- Kinerja DPRKP Perizinan Dapur MBG di Pamekasan Dinilai Lamban, DLH dan Dinkes Sampai Jemput Bola
- Dapur MBG 'Bengkak' Berpotensi Ditutup? Istana Siapkan Penataan Ulang
Kepala Satgas MBG Bangkalan, Bambang Budi Mustika, mengatakan sejak hari pertama pendistribusian MBG pada bulan puasa, pihaknya menerima banyak laporan dari warga.
Mayoritas laporan mempertanyakan kualitas menu yang dibagikan.
Selain itu, sejumlah warga menilai porsi MBG tidak sebanding dengan anggaran yang dialokasikan.
"Karena banyak laporan seperti itu, maka sejak kemarin saya minta agar per hari ini tiap pendistribusian MBG juga melampirkan harga," ungkap dia di Bangkalan, Kamis (26/2/2026).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




