Gubernur Khofifah saat menandatangani prasasti peresmian revitalisasi 60 SLB, SMA, SMK se-Madura
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program Mama Mau Naik Kelas (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas) untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan dan kualitas SDM di Madura.
Peluncuran program itu bersamaan dengan peresmian revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pada 60 SLB, SMA, dan SMK negeri maupun swasta se-Madura yang dipusatkan di SMKN 2 Sampang, Selasa (3/3/2026).
Khofifah menegaskan program tersebut bukan sekadar slogan, melainkan gerakan terukur agar Madura memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif di sektor pendidikan.
Ia menilai kemajuan daerah diukur melalui indikator global, seperti penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, kualitas layanan kesehatan, dan mutu pendidikan.
"Jadi bukan ini maju atau tidak maju tapi bahwa ada kemajuan yang diukur oleh dunia Mama Mau Naik Kelas Madura maju Madura unggul berarti punya keunggulan kompetitif dan punya keunggulan komparatif dan Madura naik kelas," ujarnya.
Program Mama Mau Naik Kelas diarahkan untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa, serta meningkatkan jumlah lulusan SMA/SMK di Madura yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
Sejumlah strategi disiapkan, antara lain penunjukan 12 SMA Negeri sebagai sekolah percontohan (pilot project), pendataan potensi siswa untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), serta penguatan akademik menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) melalui intensifikasi persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Selain itu, dilakukan asesmen dan try out UTBK-SNBT secara berkala disertai analisis hasil untuk meningkatkan kesiapan siswa menembus perguruan tinggi negeri (PTN).














