Gubernur Khofifah saat menandatangani prasasti peresmian revitalisasi 60 SLB, SMA, SMK se-Madura
Khofifah meminta kepala sekolah di Madura memiliki semangat kolektif mengantarkan lebih banyak siswa lolos seleksi masuk PTN.
"Kepada semua para kepala sekolah semangat untuk mengantarkan putra putrinya apakah itu di UTBK atau itu di SNBT," sebutnya.
Sebagai bentuk afirmasi, Pemprov Jatim menyiapkan penghargaan berupa tambahan revitalisasi infrastruktur bagi sekolah yang mampu meningkatkan capaian kelulusan siswa melalui jalur UTBK maupun SNBT secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.
"Kalau target yang diterima 2 kali dari yang diterima tahun lalu akan ada reward, rewardnya infrastruktur di masing masing sekolah insyaallah akan kita lakukan revitalisasi secara lebih komprehensif," tegasnya.
Sejalan dengan penguatan akademik, Pemprov Jatim merevitalisasi dan merehabilitasi sarana prasarana di 60 satuan pendidikan di empat kabupaten di Madura.
Rinciannya, 13 SMA dan 3 SMK di Bangkalan; 7 SMA, 5 SMK, dan 3 SLB di Sampang; 5 SMA dan 8 SMK di Pamekasan; serta 11 SMA, 3 SMK, dan 2 SLB di Sumenep. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp47.831.355.253.
Revitalisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan keamanan lingkungan belajar, sekaligus mendukung pemerataan akses dan mutu pendidikan menengah serta pendidikan khusus.
"Peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan, para siswa dan guru merasa nyaman dalam proses transfer ilmu, maksimal dan optimal didukung dengan fasilitas penunjang yang komprehensif," terangnya.














