Pria Berpakaian Muslim Curi Motor Jemaah di Sekitaran Masjid Kawasan Simokerto

Pria Berpakaian Muslim Curi Motor Jemaah di Sekitaran Masjid Kawasan Simokerto Tangkapan layar CCTV saat pelaku membawa kabur motor jemaah

SURABAYA,BANGSAONLINE.com -Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di sekitar Masjid Darun Najah, Jalan Tambak Segaran 1, Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Kasus ini menambah daftar kejadian serupa yang berulang di lokasi tersebut dalam setahun terakhir.

Ahmad, salah satu jemaah, menyebut sepeda motor Yamaha Vega milik jemaah hilang saat ditinggal Salat Magrib pada Senin (23/3/2026).

Kejadian itu bertepatan dengan hari ketiga Lebaran. Aksi pencurian di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.

Pada Sabtu (21/3/2026) dini hari sebelum Salat Id, sepeda motor Honda Beat milik jemaah juga dua kali menjadi sasaran percobaan pencurian.

Percobaan pertama terjadi saat subuh menjelang Lebaran.

Percobaan kedua berlangsung saat jemaah menjalankan Salat Magrib bersamaan dengan hilangnya motor Vega.

“Dua-duanya gagal. Kurang tahu karena pakai gembok atau memang tidak bisa dinyalakan. Tapi rumah kuncinya sempat dirusak,” ujarnya.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV di mana pelaku terlihat mengenakan peci dan baju putih mencuri sepeda motor yang diparkir di belakang Kantor Urusan Agama (KUA).

Ahmad mengaku sempat berpapasan dengan pelaku. Pelaku sempat berada di area tempat wudu sebelum keluar dari lokasi.

“Awalnya saya kira mau ikut salat, ternyata malah keluar. Baru sadar setelah ramai di grup warga,” jelasnya.

Warga telah memasang kamera pengawas di sejumlah titik sebagai upaya pencegahan.

Akses keluar-masuk area masjid juga telah dipantau CCTV. Rekaman kamera tersebut kemudian disebarluaskan melalui media sosial sebagai bukti awal.

Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban telah melapor ke pihak kepolisian.

”Jadi yang hilang di luar masjid, memang pelaku mencoba mencuri motor salah satu jamaah, tapi gagal,” katanya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Zainur menduga pelaku menggunakan kunci T atau alat sejenis untuk merusak rumah kunci kendaraan. (rus/van)