Anggota Polres Madiun saat bersama massa PKL Alun-Alun Kota Madiun
KOTA MADIUN,BANGSAONLINE.com - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Kota Madiun bersama Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) mendatangi Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun untuk audiensi terkait rencana relokasi lapak, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengawalan dari Polres Madiun Kota guna menjaga situasi tetap kondusif.
BACA JUGA:
- Pembunuh Wanita di Saradan Ditangkap, Polres Madiun Buru Pelaku hingga Jawa Tengah
- Polres Madiun Bekuk Pencuri Tembaga Trafo yang Nyamar Jadi Petugas PLN
- Truk Boks Tabrak Bus Sumber Selamat Parkir di Madiun, Sopir Tewas Terjepit
- Pastikan Lebaran Aman, Kapolres-Forkopimda Madiun Tinjau Pos Operasi Ketupat Semeru 2026
Sekitar 50 peserta yang dikoordinatori Ketua SBMR, Aris Budiono, berangkat dari titik kumpul parkir Alun-Alun Barat.
Mereka menggunakan sekitar 25 kendaraan roda dua menuju lokasi audiensi. Rombongan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Madiun.
Rute yang dilalui antara lain Jalan Kolonel Marhadi, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Jambu, Jalan Wuni, Jalan Kemiri, Jalan Asahan, hingga Jalan Salak.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan PKL menyampaikan sejumlah keberatan terhadap rencana relokasi.
Keberatan itu meliputi penolakan relokasi ke area paving sebelah barat. Pedagang juga menilai lokasi baru tidak mampu menampung seluruh PKL.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




