Rekaman CCTV aksi gendam di Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Aksi tipu daya atau gendam kembali terjadi dengan menyasar pelajar sebagai korban. Peristiwa terbaru menimpa seorang siswa SMK yang merupakan warga Rungkut Menanggal Harapan, saat bermain basket di Taman Apsari pada Jumat (17/4/2026) sore.
Terdapat 2 pelaku berboncengan menggunakan motor Suzuki Satria FU tanpa plat nomor mendekati Raka dan temannya, lalu menuduh korban menabrak adik pelaku.
“Jadi pada waktu itu motor diparkir di samping Taman Apsari tempat lapangan basket. Kemudian ada 2 pelaku menghampiri anak saya dan teman-temannya, lalu menuduh anak saya telah menabrak adik pelaku,” kata ayah korban, Minggu (19/4/2026).
Pelaku kemudian mengajak korban ikut dengan alasan menemui adiknya. Motor Honda PCX milik korban yang diparkir di lokasi akhirnya dibawa kabur oleh pelaku.
Aksi tersebut terekam CCTV di sekitar lokasi, di mana korban diturunkan di Jalan Walikota Mustajab, sementara pelaku kembali ke Taman Apsari dan menjemput teman Raka, Yoga, dengan alasan motor akan dibawa ke lokasi lain. Motor Honda PCX warna putih bernopol L 3319 AADV pun dibawa kabur pelaku.
“Jadi anak saya dan temannya ini sengaja dibingungkan dan tidak sadar. Sadarnya putra saya setelah menelpon Yoga dan Hilmi. Setelah sadar menjadi korban penipuan lalu saya ditelpon putra saya. Dan pada hari itu juga saya laporan ke Polsek Genteng,” ucap ayah korban.
Ia berharap, laporan ke Polsek Genteng dapat membantu menemukan motor anaknya. Disampaikan pula ciri-ciri motor jenis Honda PCX yang hilang memiliki goresan di sisi kanan, dan kiri serta tulisan “PCX” yang tinggal huruf X. (rus/mar)





