Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi pola hidup yang kurang sehat.
BPJS Kesehatan, kata dia, juga menghadirkan Program Prolanis Muda bagi peserta JKN berusia di bawah 45 tahun yang telah terdiagnosis diabetes melitus atau hipertensi dan masih aktif bekerja.
"Penyakit kronis jika tidak dikontrol sejak dini, risiko jangka panjangnya sangat serius karena dapat memicu komplikasi seperti penyakit jantung, stroke hingga gangguan ginjal. Maka saat ini kami juga hadirkan Program Prolanis Muda," tambahnya.
Kepala SMAN 1 Sooko Sugeng Wibawa mengapresiasi kegiatan skrining kesehatan yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.
Menurutnya, edukasi kesehatan penting diberikan kepada pelajar agar memiliki kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.
Ia menilai kegiatan skrining kesehatan sangat bermanfaat bagi generasi muda.
"Kami mengucapkan terima kasih karena sudah memberikan edukasi kesehatan kepada siswa-siswi kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Kami berharap skrining kesehatan seperti ini semakin dikenal oleh masyarakat karena manfaatnya sangat besar, terutama bagi generasi muda. Pemeriksaan kesehatan sejak dini penting dilakukan agar potensi penyakit bisa diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang tepat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




