MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menggelar skrining riwayat kesehatan di SMAN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti siswa dan tenaga pendidik dengan dukungan dari Puskesmas Sooko.
BACA JUGA:
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto Titus Sri Hardianto mengatakan skrining kesehatan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya memantau kondisi kesehatan sejak dini.
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan saat seseorang sakit.
Ia menilai pemantauan kesehatan secara rutin perlu dilakukan sejak usia muda untuk mendeteksi risiko penyakit lebih awal.
"Kesadaran untuk menjaga kesehatan perlu dibangun sejak dini. Melalui skrining riwayat kesehatan, kita dapat mengetahui faktor risiko penyakit lebih awal sehingga dapat segera melakukan langkah pencegahan. Skrining riwayat kesehatan juga semakin mudah dilakukan, bisa melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA maupun website BPJS Kesehatan RI," ujar Titus.
Titus menjelaskan tren penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus kini mulai banyak ditemukan pada usia produktif.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi pola hidup yang kurang sehat.
BPJS Kesehatan, kata dia, juga menghadirkan Program Prolanis Muda bagi peserta JKN berusia di bawah 45 tahun yang telah terdiagnosis diabetes melitus atau hipertensi dan masih aktif bekerja.
"Penyakit kronis jika tidak dikontrol sejak dini, risiko jangka panjangnya sangat serius karena dapat memicu komplikasi seperti penyakit jantung, stroke hingga gangguan ginjal. Maka saat ini kami juga hadirkan Program Prolanis Muda," tambahnya.
Kepala SMAN 1 Sooko Sugeng Wibawa mengapresiasi kegiatan skrining kesehatan yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.
Menurutnya, edukasi kesehatan penting diberikan kepada pelajar agar memiliki kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.
Ia menilai kegiatan skrining kesehatan sangat bermanfaat bagi generasi muda.
"Kami mengucapkan terima kasih karena sudah memberikan edukasi kesehatan kepada siswa-siswi kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Kami berharap skrining kesehatan seperti ini semakin dikenal oleh masyarakat karena manfaatnya sangat besar, terutama bagi generasi muda. Pemeriksaan kesehatan sejak dini penting dilakukan agar potensi penyakit bisa diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang tepat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




