Penandatanganan kerja sama Poltera dan FRPB Pamekasan
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan menjalin kerja sama dengan Politeknik Negeri Madura (Poltera) untuk memperkuat program perguruan tinggi aman bencana.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di ruang rapat Poltera, Sampang, Selasa (20/5/2026).
BACA JUGA:
- Apotek Arek Lancor Farma Resmi Dibuka, Siap Layani Warga Pamekasan 24 Jam
- Jelang Iduladha, PLN Siagakan Listrik di Sampang dan Dorong SPKLU di Madura
- Korban Penipuan Umrah PT Anisa Berkah Wisata Kawal Proses Hukum
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani Direktur Poltera Laily Ulfiyah dan Ketua FRPB Pamekasan Budi Cahyono.
Sebelum penandatanganan, kedua pihak terlebih dahulu menyampaikan paparan program kerja dan sambutan.
Direktur Poltera yang diwakili Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Informatika, Ir. Akhmad Arif Kurdianto mengatakan, kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang strategis.
"Meliputi Tridharma Perguruan Tinggi, Kolaborasi riset dan hilirisasi riset, Pelaksanaan seminar, lokakarya, dan kuliah tamu, Satuan Pendidikan Aman Bencana, Pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan fasilitas bersama, dan kegiatan lain yang disepakati kedua pihak," paparnya.
Pria yang akrab disapa Aak itu berharap kerja sama tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
"Semoga kerjasama berjalan baik, terealisasi sesuai rencana dan membawa manfaat untuk masyakarat luas," harapnya.
Sementara itu, Ketua FRPB Pamekasan Budi Cahyono menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Poltera.
Menurutnya, banyak program FRPB yang dapat didukung melalui kolaborasi tersebut, khususnya berkaitan dengan pengembangan peralatan berbasis kelistrikan.
"Banyak hal-hal yang kami lalukan bisa didukung oleh Poltera, terutama terkait dengan peralatan FRPB yang berhubungan dengan listrik. Misalnya oksigen consentrator yang mungkin daya listriknya bisa diperkecil sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan tapi daya listrik di rumahnya rendah," ucapnya.
Budi juga menyebut FRPB memiliki berbagai bibit tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung mitigasi bencana di lingkungan kampus.
Salah satunya yakni rumput vetiver yang berfungsi mencegah longsor di kawasan pesisir.
"Kami punya bibit rumput vetifer pencegah longsor karena lokasi Poltera di daerah pantai, bibit tanaman asam yang bisa ditanam di lingkungan Poltera menggantikan beberapa tanaman yang mudah rapuh dan roboh bila ada angin kencang," tuturnya.
FRPB Pamekasan dan Poltera berharap kerja sama tersebut dapat segera direalisasikan melalui berbagai program yang telah direncanakan bersama. (dim/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




