Selain menghadirkan kemudahan transaksi, BRI juga terus mengedukasi masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan data perbankan dalam bertransaksi secara digital.
"Kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan siber. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan nasabah untuk menjaga kerahasiaan data perbankan dan hanya menggunakan saluran resmi BRI," tambah Yudika Hanafi.
BRI mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan informasi rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengatasnamakan BRI.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak mengakses tautan yang tidak jelas sumbernya serta tidak mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi.
BRI menegaskan bahwa tidak pernah meminta data rahasia perbankan melalui telepon, pesan singkat, media sosial, maupun aplikasi percakapan.
"Kami mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam memanfaatkan layanan digital. Dengan penggunaan BRImo yang bijak dan aman, masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi sekaligus terlindungi dari berbagai potensi kejahatan digital," tutur Yudika Hanafi. (ina/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




