Abdullah Kafabihi Machrus
JEDDAH,BANGSAONLINE.com - Musyrif Diny Haji 2026 KH Abdullah Kafabihi Machrus mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menyempatkan diri berziarah ke maqbarah atau makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah, sebagai bagian dari adab umat Islam saat menunaikan ibadah haji.
“Itu etika bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah haji,” katanya di Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Makkah, Sysyah, Kota Makkah, Senin (8/6/2026).
BACA JUGA:
- Pos Indonesia Jemput Kargo Haji ke Hotel, Jemaah Dapat Kirim Oleh-oleh Bebas Pajak
- Lepas Jemaah Haji, Wamenhaj Tegaskan Penertiban KBIHU
- Menhaj Gus Irfan Tegaskan Pelayanan Jemaah Haji Berlanjut hingga Kloter Terakhir
- Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan Dapat Apresiasi, Dirjen BPHU Dengarkan Banyak Testimoni
Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, itu menjelaskan bahwa saat berada di maqbarah Rasulullah, jemaah dianjurkan menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW.
“Assalamualaikum ya Rasulullah”.
Ia menambahkan, apabila terdapat keluarga atau sahabat yang menitipkan salam, jemaah dapat menyampaikannya di hadapan makam Rasulullah.
“Assalamualaikum ‘an fulan ya Rasulullah.”
Selain melaksanakan Arbain atau salat berjamaah 40 waktu secara berturut-turut, KH Abdullah juga menganjurkan jemaah memperbanyak membaca selawat selama berada di Madinah.
“Shalawat apa saja yang bisa,” tambah Rais Syuriyah PBNU tersebut.
Di samping meningkatkan ibadah, ia mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, setiap aktivitas perlu disesuaikan dengan kemampuan fisik agar kesehatan tetap terjaga.
Sepulang dari Tanah Air, lanjut dia, jemaah juga diharapkan mampu mempertahankan kebiasaan baik dan amalan positif yang telah dijalankan selama berhaji sehingga memperoleh predikat haji mabrur.
“Haji yang mabrur, tiada lagi balasannya selain surga,” katanya.
Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah mulai dilakukan. Pada Minggu (7/6/2026), sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Kota Nabi.
Kloter Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan dengan membawa 439 jemaah menggunakan 11 unit bus. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




