LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Meski hujan sudah turun, ternyata tidak semua wilayah di Lamongan beranjak dari derita kemarau, beberapa daerah masih belum terbebas dari kekeringan dan kekurangan air bersih karena hujan yang turun intensitasnya ringan dan sangat singkat.
Pantauan wartawan di beberapa wilayah di Lamongan memasuki bulan Desember 2015 ini, musim hujan sudah mulai dan melenyapkan perlahan derita kemarau panjang. Karena sejak bulan Maret 2015 silam, seluruh wilayah Lamongan selatan dan barat diterjang kemarau panjang.
BACA JUGA:
- Siaga Musim Kering, Pemkab Lamongan Serahkan Bantuan 328 Alsintan dan 3 Combine Harvester dari Pusat
- Libur Panjang Iduladha, KAI Catat Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang
- Stadion Surajaya Rusak di Sejumlah Titik, Disbudporapar Lamongan Ajukan Perbaikan ke Kementerian PU
- Eks Kepala UPT Bantah Isu Jual-Beli Kios Pasar Hewan Bakalanpule Lamongan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Suprapto Selasa (1/12) mengatakan, wilayah Lamongan selatan masih kekurangan air bersih dan empat kecamatan masih membutuhkan suplai air bersih. Seperti di Kecamatan Kembangbahu, Kedungpring, Modo, Sukorame, dan Sambeng.
“Contohnya di Kedungpring masih butuh air bersih, hujan masih ringan. Saya cek embung telaga juga masih belum terisi air,” katanya.
Suprapto menambahkan, pada awal musim hujan ini curah hujan yang turun di beberapa wilayah Lamongan masih dibawah normal. Diperkirakan, hujan baru akan turun dengan skala besar pada Desember ini. Berdasarkan pantauan, debit aliran sungai juga masih belum normal. “Hujan beneran itu kalau sudah seminggu hujan terus-hujan, kalau hujan sekarang belum,” pungkasnya. (lmg1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




