Fahri Hamzah Akui KMP Melemah, PKS Mulai tak Sejalan

Fahri Hamzah Akui KMP Melemah, PKS Mulai tak Sejalan Fahri Hamzah. foto: kompas.com

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Koalisi Merah Putih (KMP) masih bertahan sebagai penyeimbang pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) hingga kini.

Sejak awal, cukup banyak yang ragu apakah KMP bisa bertahan lama. Sejak dideklarasikan sebelum Pilpres 2014 banyak sindiran kalau Prabowo Subiyanto menang KMP bertahan, tetapi kalau kalah maka KMP habis.

"Alhamdulillah setahun setelah KMP menguasai DPR dan MPR koalisi masih bertahan, tetapi akhir 2015 lalu KMP menunjukkan gejala melemah," kata Sekretaris Harian KMP Fahri Hamzah kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/1).

Menurutnya, 2016 ini adalah tahun ujian besar bagi KMP. Mengingat sikap Partai Amanat Nasional yang bergabung dengan pemerintah meski menyatakan tetap di KMP.

Sementara itu, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera dalam kasus persidangan Ketua DPR Setya Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan secara bulat mendukung koalisi pemerintah. Yang bertahan di garis KMP hanya Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan, sementara pemerintah masih menggantung nasib Golkar dan PPP di Kementerian Hukum dan HAM.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah mengakui, partainya mulai tidak sejalan dengan Koalisi Merah Putih.

Menurut dia, ini setidaknya dapat dilihat dalam sidang kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden yang menyeret Setya Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan.

Dalam persidangan itu, kata dia, PKS yang diwakili oleh Surahman Hidayat justru mengambil pilihan-pilihan yang sejalan dengan Koalisi Indonesia Hebat untuk menjatuhkan Novanto dari kursi Ketua DPR.

Sumber: rmol.co/kompas.com

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO