
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - 240 butir peluru berbagai jenis, milik anggota janda polisi, diserahkan ke Mapolsekta Nganjuk. Ini dilakukan karena takut.
Eko Sulastri, istri almarhum Aiptu Hadi Pratikto, yang meninggal belum lama ini, pernah bertugas di Timor-timur 1974-1975 lalu. Dan peluru itu, sisa dari tugas di timtim. Keberadaan peluru yang disimpan di lemari itu, baru diketahui setelah suaminya meninggal.
Dikisahkan Eko Sulastri, warga Perumahan Jatirejo Kecamatan kota Nganjuk, saat menyerahkan ratusan peluru kepada anggota Mapolsekta, dirinya tidak mengetahui kalau suaminya menyimpan ratusan butir peluru.
Dia baru mengetahui peluru dalam lemari, di kamarnya, setelah 40 hari suaminya meninggal. "Saya membersihkan barang-barang milik bapak, setelah selamatan 40 hari," ungkapnya.
Dijelaskan, sebenarnya dirinya juga kaget melihat ratusan butir peluru ada di dalam lemari. Karena selama ini, dia tidak tahu kalau almarhum suaminya menyimpan peluru. Akhirnya, dia menyerahkan peluru itu, di tempat suaminya pernah berdinas.
Kapolsekta Nganjuk Kota Kompol Edi Hariadi, membenarkan kalau kantornya mendapat titipan ratusan peluru dari anggota wara kawuri. “Akan kami serahkan ke Mapolresta,” kata dia. (dit/ros)