"Kita harus mempersiapkn generasi emas sejak anak usia 0–9 tahun (golden Ages). Karena di tahun 2045 mereka akan menjadi generasi produktif (berusia antara 30–35 tahun)," tandasnya.
Dipaparkan, anak-anak juga harus dijaga jasmaninya dengan memberikan gizi makanan yang cukup, pendidikannya atau inteletualitasnya agar menjadi anak yang pintar, cerdas dan kreatif, serta dijaga rohaninya dengan memberikan pendidikan agama yang benar, sesuai dengan ajaran agama yang dianut.
"Muhammadiyah harus memberikan pendidikan yang lebih dibanding dengan sekolah pada umumnya. Ada perbedaan antara anak yang mengenyam pendidikan di Muhammadiyah dengan pendidikan di sekolah umumnya,” jelasnya.
Sementara itu Ketua PP Aisyiyah Dra. Siti Aisyiyah berpendapat,untuk mempersiapkan generasi emas, dimulai sejak anak usia dini 0 – 6 tahun (golden Ages). Sebagaimana yang telah dilakukan oleh PP Aisyiyah lewat Bina Keluarga Balita.
Sasarannya adalah orang tua anak didik maupun orang tua lainnya. Tujuannya, agar mereka mendapatkan pendidikan media literasi, kesadaran orang tua untuk mengawasi dan membatasi akses media yang tidak mendidik.
Dua hal lagi yang penting adalah pendidikan peran individu yang melibatkan diri secara aktif dalam pencegahan dan perlindungan anak terhadap kekerasan. Kemudian, perlindungan keluarga seperti penyuluhan calon pengantin, konsultasi keluarga dan konsultasi hukum. (yul/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




