KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang terjadi di Kediri, mengakibatkan beberapa sungai di Kabupaten Kediri meluap, dan menggenangi lahan persawahan. Bahkan banjir juga masuk ke rumah warga.
Hal itu terjadi di Dusun Jegles Desa Tarokan Kabupaten Kediri pada Minggu sore. Banjir terjadi akibat luapan kali Bangke. Hal ini rutin setiap tahun, hanya saja pada minggu sore paling besar hingga masuk ke rumah penduduk. Banjir menggenangi rumah sebanyak 153 KK. Namun, banjir terjadi tidak lama, hanya 2 jam sudah surut kembali.
BACA JUGA:
- Pimpin Apel, Wali Kota Kediri Instruksikan Antisipasi Banjir
- Peduli Korban Tanah Longsor dan Banjir di Mojo, PDIP Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Sembako
- Hari Ke-4, Korban Terseret Banjir Bandang di Desa Blimbing Kediri Belum Ditemukan
- Wakil Bupati Kediri Tinjau Lokasi Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Kecamatan Mojo
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kediri Maskyuri Ikhsan bersama dengan BPBD Kabupaten Kediri melakukan peninjauan ke lokasi, Senin (29/2) pagi. Kabag Humas Pemkab Kediri Muhammad Haris Setiawan mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Kediri, melakukan berbagai langkah dan evaluasi, terkait meluapnya kali Bangke di Desa Tarokan.
"Agar tidak terjadi banjir lagi, kami langsung meninjau lokasi untuk menyiapkan beberapa langkah-langkah," ujarnya. (rif/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






