Foto unggahan akun Gopenx All Well. Dalam foto itu sang pemilik akun mengacungkan jari tengah ke foto Panglima Besar Jenderal Soedirman.
BANGSAONLINE.com - Siapa yang tak kenal dengan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Dia menjadi sosok pemimpin yang amat disegani TNI atas perannya memperjuangkan kemerdekaan dan melawan Belanda.
Salah satu sepak terjangnya yang paling dikenang adalah kepemimpinannya menghadang laju balatentara sekutu dan NICA dalam Palagan Ambarawa. Dia sukses memukul mundur pasukan penjajah dan menunjukkan bahwa TNI merupakan lawan sebanding.
BACA JUGA:
- Harga Pangan Nasional di Penghujung Tahun 2025 Alami Penurunan, Bawang Merah dan Cabai Merosot
- Harga Pangan Nasional Hari Ini Fluktuatif: Bawang dan Cabai Merah Turun, Rawit Hijau Naik
- Rata-rata Harga Pangan Nasional Hari Ini Alami Lonjakan yang Cukup Signifikan
- Daftar Harga Lengkap Pangan Nasional Hari Ini, Minggu 19 Oktober 2025
Sayangnya, kiprah Soedirman ternyata tak sepenuhnya dirasakan kaum muda di tanah air. Bahkan ada yang menghina Panglima TNI paling pertama tersebut.
Akun Facebook bernama Gopenx All Well secara terang-terangan menampilkan fotonya sedang menghina foto Jenderal Soedirman yang sedang memberikan penghormatan. Pemilik akun tersebut malah mengacungkan jari tengahnya sembari tertawa. Dia tampak bangga melakukan hal itu. Pelaku sekaligus pemilik akun Gopenx Alwell diketahui merupakan pelajar MTs Muhammadiyah 03 Bandingan, Kecamatan Kejobong, Purbalingga, Jawa Tengah.
Petugas Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga beserta Komandan Rayon Militer (Koramil) Kaligondang kemudian menelusuri pemilik akun Facebook tersebut. Dari hasil penelusuran yang dilakukan petugas, diketahui pemilik akun Gopenx Alwell merupakan JI, siswa kelas VII yang bertempat tinggal di Desa Penolih Kecamatan Kaligondang.
"Senin kemarin, kami mendatangi rumah pelaku bersama Komandan Koramil untuk mengetahui alasannya. Saat ditanya, anak tersebut mengaku tidak ada maksud untuk melecehkan Jenderal Besar Soedirman," kata Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kaligondang, Ajun Komisaris Polisi SS Udiyono, Selasa (15/3).
Saat ditemui petugas, pemilik akun mengaku menyesali perbuatannya. Kepada petugas, dia mengaku perbuatannya tersebut dilakukan lantaran kesal karena tidak diberi uang jajan saat akan bermain bersama temannya. Kemudian, secara spontan, JI menuangkan kekesalannya dengan melakukan foto tersebut di Monumen Jenderal Soedirman pada Rabu (9/3).
"Kemudian, dia mengunggahnya pada Minggu (13/3) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah mengunggahnya, JI kemudian dimarahi teman dan gurunya, karena tidak menyadari perbuatannya memancing reaksi dari seluruh masyarakat Indonesia," jelasnya.
Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB pada hari yang sama, JI kemudian menurunkan foto tersebut dan menutup akun Facebook-nya. Kepada petugas yang datang, JI mengakui kesalahannya dan akhirnya membuat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




