SQ sendiri saat kampanye Pilkada 2015, banyak melontarkan janji. Janji itu di antaranya, akan membangun PT (Perguruan Tinggi) NU (Nahdlatul Ulama) yang megah, membangun RS (Rumah Sakit) NU yang megah.
Kemudian, mewujudkan pemerataan penyediaan air bersih yang merata dengan membuat sumur bor untuk desa yang belum terjangkau PDAM.
Di sektor pendidikan, SQ akan berjanji menggratiskan biaya pendidikan bagi wajar (wajib belajar) 12 tahun (SD-SMA).
Lalu untuk mendukung program Gresik sebagai kota santri dan wali, SQ akan membangun kawasan wisata heritage di Alun-alun Gresik dan membangun Islamic Center di setiap kecamatan secara bertahap. Dan, masih banyak janji-janji lain seperti menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
Musrenbang Senin (28/3) lalu diketahui melibatkan peserta dari anggota DPRD, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Profesi, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Gresik dan komponen masyarakat lain.
Sementara dalam sambutannya, Bupati Sambari mengatakan bahwa program yang dicanangkan SQ baik dalam visi-misi atau janji kampanye pada Pilkada tahun 2015, bukan harga mati.
"Jadi, masih bisa program lain kita masukkan dengan kesepakatan bersama, terutama DPRD," katanya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




