Urine milik sopir bus hendak dilakukan tes.
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Untuk persiapan arus mudik Lebaran 1437 H, sebanyak 20 sopir bus dites narkoba melalui urin di Terminal Seloaji, Ponorogo, Selasa (21/06). Para sopir bus dipilih secara acak dan tidak diberitahu sebelumnya, sehingga sebagian besar kaget akan adanya kegiatan ini.
Namun dari 20 sampel yang di tes urine, tidak ada yang positif terkena narkoba. "Semua negatif narkoba," terang Kasat Narkoba AKP Supardi.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
AKP Sunardi mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan sat Narkoba. Selain untuk mengetahui pengguna Narkoba, juga untuk mempersiapkan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan mudik lebaran tahun ini. “Jangan sampai sopir bus memakai narkoba saat mengemudi, bisa membahayakan semuanya” ujarnya.
Kegiatan ini bekerja sama dengan sat Lantas Polres Ponorogo dan dengan Dinas Perhubungan Ponorogo.
Selain tes urine, beberapa kendaraan diuji kelayakannya oleh Dishub dan Satlantas Polres Ponorogo.
“Kami akan mengidentifikasi bus yang tidak layak jalan, jangan sampai terjadi kecelakaan sia-sia karena kondisi kendaraan yang tidak layak,” kata Kanit Dikyasa, Ipda Yudi Kristiawan.
Sementara Dinas Perhubungan akan melakukan pemeriksaan kendaraan mudik secara menyeluruh beberapa waktu yang akan datang sebelum beroperasi. (yah/jar/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






