Listrik Sering Padam, Warga Pulau Sapudi Tadarus Pakai Penerangan Teplok

Listrik Sering Padam, Warga Pulau Sapudi Tadarus Pakai Penerangan Teplok

Jika listrik menyala normal selama 24 jam, Pusawi yakin, masyarakat akan beli pompa air untuk memenuhi kebutuhan air. Dan hal itu dinilai akan menghemat biaya daripada beli air sebesar Rp 2.500 per jeriken.

Beberapa waktu lalu, Kepala Kepala Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumenep, Abd. Kahir, menjelaskan untuk menyiasati kebutuhan listrik warga kepuluaun, saat ini pemerintah daerah berencana akan mengembangkan listrik tenaga gas.

“Tahun ini kita memang ada perencanaan (mengembangkan listrik tenaga gas, red),” ujar Kahir.

Untuk mengembangan listrik tenaga gas itu, kata Kahir, masih perlu diskusi serius dengan beberapa pihak terkait, di antaranya dengan pihak PLN setempat. Kemungkinan besar, rencana itu bisa direalisasikan satu tahun mendatang, tidak bisa tahun ini, karena masih memerlukan tahapan yang harus dilakukan.

“Jika pembangkit listrik tenaga gas ini nanti berjalan, prioritas kami untuk Pulau Sapudi dan Arjasa,” tambah mantan Kabag Humas Setkab Sumenep. (mat/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO