Tim Jibom Brimob Den C Polda Jatim saat memeriksa kotak mencurigakan. foto: istimewa

Kado kemudian diledakkan guna mengetahui isinya. Ternyata, setelah diledakkan kotak tersebut memang hanya berisi 2 buah amplop surat yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta "Ahok" dan Kepada Persatuan Komandan TNI serta 1 buah tas plastik warna putih kembang-kembang tanpa isi. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mako Brimob Den C Polda Jatim.
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Maskur, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku diketahui atas nama Ismini. Ia mengaku surat tersebut akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta "Ahok" melalui Komandan Korem 081/DSJ. Sebab, ia tidak memiliki alamat Gubernur DKI Jakarta "Ahok".
Sementara menurut Kepala Desa Segulung Kec. Dagangan Kab. Madiun Kustoyo, pelaku diketahui telah lama mengalami gangguan jiwa. "Pada Tahun 1998 pernah menjalani pemeriksaan di RSJ Solo Jateng," ungkap Kustoyo.
Ismini sendiri mengatakan nekat mengirim surat ke Ahok lantaran takut para Tenaga Kerja Indonesia / TKI di luar Negeri tidak bisa pulang lagi ke Indonesia dengan selamat. "Karena informasi yang diterima bahwa apabila tidak mendukung Ahok, TKI di luar negeri tidak bisa pulang ke Indonesia," papar Kustoyo.
Ismini sendiri kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dengan didampingi oleh Kepala Desa Segulung, Kustoyo. (*/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




