Kemudian, 15 hektar areal persawahan tergenang dengan ketinggian genangan 65 - 70 cm. Warga Mengungsi sebanyak 13 KK.
Desa lain terendam adalah, Desa Masangan, 20 hektar persawahan tergenang dengan ketinggian genangan 35 - 50 cm. Desa Sukowati, 20 hektar persawahan tergenang dengan ketinggian genangan 45 - 50 cm. Desa Melirang, 20 hektar persawahan tergenang dengan ketinggi genangan 35 - 45 cm.
Abu Hasan menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan berapa kerugian materi yang diderita para korban banjir. "Kerugian materi masih dalam pendataan tim BPBD Kabupaten Gresik," jelas Hasan.
Untuk penanganan banjir, lanjutnya, upaya yang dilakukan BPBD adalah koordinasi dengan Muspika setempat, pendataan pada areal permukiman, persawahan dan jalan yang terdampak. Kemudian, pemantauan langsung pada daerah yang terdampak, menyiagakan perahu fiber di wilayah terdampak, pendirian tenda dan pembagian selimut bagi pengungsi, pemberian bantuan pada desa terdampak.
Hasan menambahkan, bahwa kondisi sungai Bengawan Solo hingga Sabtu (3/12) arusnya deras, air warna air coklat, keruh dan bercampur sampah.
Sementara jalan Raya Gresik – Bungah (Jalan lama) tergenang 65 - 75 cm sepanjang 700 meter (Koordinat : -7.058515° ; 112.577277° s/d -7.05694° ; 112.57604°).
Untuk kondisi cuaca di Kabupaten Gresik, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG (Badan Metriologi Klimatologi dan Geofisika), bahwa wilayah Gresik cuaca hujan petir, suhu 22 - 32° C, kelembapan 65 - 90 persen, kecepatan angin 28 km/jam dan arah angin ke Selatan.
Sedangkan untuk pulaua Bawean, cuaca hujan ringan, suhu 25 - 30° C, kelembaban 73 - 97 persen, kecepatan angin 20 km/jam dan arah angin Selatan - Barat Laut. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




