Meski demikian, Bupati menyatakan bahwa menjadi pemenang bukan merupakan tujuan utama pemerintah.
“Melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang diterapkan di Desa Sambogunung tersebut, tujuan utamanya adalah mampu menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Gresik, sehingga dapat menanamkan paradigma masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat di lingkungannya. Sehingga taraf kesehatan di Kabupaten Gresik dapat meningkat seperti apa yang menjadi harapan Pemerintah Kabupaten Gresik,” jelasnya.
“Kami ingin perilaku yang positif ini dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Gresik ini,” sambungnya.
Sementara Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim berharap kegiatan penilaian PHBS ini dapat memberi dampak positif bagi masyarakat di kabupaten Gresik. “Kami berharap masyarakat dapat memiliki kesadaran bagaimana berperilaku hidup bersih dan sehat, serta lahir kader-kader yang mumpuni,” harapnya.
Ketua tim penilai drg. Laksmi Dwi Astuti saat meninjau lokasi penilaian menyatakan bahwa perilaku hidup sehat yang telah diterapkan oleh warga Desa Sambogunung terlihat dari halaman warga yang telah dimanfaatkan secara maksimal dengan tanaman obat dan sayur yang dapat menjadi sarana ketahanan gizi.
Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Gresik Suyono berharap agar tim penggerak PKK dapat turut aktif dalam mendukung pola hidup sehat dalam masyarakat. “Sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi, menurunkan angka gizi buruk yang nantinya akan berdampak pada kualitas generasi yang akan datang menjadi lebih baik,” katanya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




