Agus Maimun
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Temu Karya Daerah (TKD) Forum Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Timur (Jatim) menetapkan Agus Maimun sebagai Ketua Karang Taruna Jatim. Politisi PAN itu terpilih setelah mendapat 29 suara mengalahkan Iswahyudi yang meraih 6 suara dan Joddy dengan 1 suara. Beberapa pekerjaan rumah telah menanti pengurus baru periode 2017-2022 tersebut.
Salah satunya datang dari Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Saifullah Yusuf. Wagub yang akrab disapa Gus Ipul berharap kepada karang taruna agar bisa lebih membantu masyarakat. Terutama dalam mengangkat saudara kurang beruntung di desil satu, yakni kurang sejahtera. Seperti, menyiapkan perbaikan rumah, sanitasi, dan air bersih.
BACA JUGA:
- Dorong Inovasi Pemuda, Pemkot Kediri Akselerasi Peran Karang Taruna
- Dihadiri Wali Kota Eri, Karang Taruna Surabaya Sukses Gelar Fun Walk 2025
- Peringati HAN 2025, Karang Taruna Surabaya Dorong Warga dan Anak Kota Pahlawan Olahraga Pagi
- Serahkan Bantuan Alat Disabilitas, Ini Pesan Adi Wibowo kepada Kartar Kota Pasuruan
"Kemudian saya harap karang taruna bisa membantu melaporkan jika ada tetangganya yang sakit dan membutuhkan bantuan. Saya yakin karang taruna ini memiliki jaringan kuat di desa," ujar Gus Ipul, Sabtu (29/4).
Hanya saja, diakui olehnya bahwa untuk bisa aktif di masyarakat, tentunya pengurusnya juga harus aktif. Sebab, sebagai wadah dan forum, karang taruna harus secara otomatis memiliki kelembaga yang baik.
"Karang taruna ini sudah lama terbentuk. Strukturnya telah tersusun sampai tingkat bawah (desa)," ungkap Gus Ipul.
Lain halnya dengan mantan ketua karang taruna Jatim, Anna Luthfie. Luthfie yang hadir mewakili Ketua Umum Karang Taruna, Didik Mukrianto menyampaikan bahwa sebagai organisasi kepemudaan, alangkah baiknya karang taruna juga turut mengurangi kesenjangan sosial. Selama ini, menurut Luthfie, semakin hari kesenjangan sosial terus tajam jaraknya. Padahal tidak ada negara maju yang mengalami kesenjangan cukup tajam. Dirinya berharap pengurus yang akan menjabat bisa menjadi gerakan ekonomi rakyat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




