PACITAN, BANGSAONLINE.com - Proses relokasi jalan ambles di Dusun Dondong, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, atau tepatnya di Km 228 terus dikebut. Akses jalan yang menjadi jalur vital penghubung Kabupaten Pacitan dan Ponorogo itu diharapkan sampai H-10 lebaran sudah bisa dilalui.
Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Pacitan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemprov Jatim, Budi Hari Santoso mengatakan, sudah sepekan ini proses relokasi dilaksanakan.
Baca Juga: Dewan Prediksi akan Banyak Proyek Fisik yang Molor
"Progresnya cukup cepat. Sebelum puncak mudik lebaran nanti, relokasi jalan tersebut setidaknya sudah bisa dilalui," kata Budi, Jumat (19/5).
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan, relokasi jalan tersebut memang baru sebatas pekerjaan LPA (lapisan pondasi atas), belum sampai pengaspalan badan jalan. Meski begitu, dia menegaskan arus lalu-lintas dari dan ke Pacitan dipastikan sudah kembali normal sebelum hari raya nanti. Termasuk kendaraan-kendaraan besar sudah bisa melewati jalur tersebut.
"Insya Allah, untuk kegiatan pengaspalan baru akan dianggarkan tahun depan," tutur dia.
Baca Juga: 164 Paket Proyek Konstruksi Mulai Dilelang, Ratusan Guru Dikmen Terbebas dari Pengembalian TPP
Budi juga sempat menyinggung aktivitas pertambangan yang berlokasi di Km 233 yang sampai detik ini masih berlangsung. Dia menyadari aktivitas tersebut memang cukup berdampak terhadap kondisi aspal jalan milik Pemprov Jatim itu. Selama masih berlangsung kegiatan pertambangan, aspal jalan di titik lokasi diakuinya banyak yang rusak sebagai dampak pengoperasian alat berat. Termasuk petunjuk arah pengendara yang melintas di titik lokasi sering tidak terpasang.
"Kami mengimbau kepada pihak penambang agar terus memasang panah penunjuk arah, sehingga pengendara tidak terjebak," tandasnya. (yun/ns)
Baca Juga: Ratusan Paket Proyek Fisik Konstruksi di Pacitan Sudah Ditenderkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News