Tekan Kecelakaan di Pelintasan KA, Komisi D Minta Pemprov Tambah Palang Pintu dan Petugas

Tekan Kecelakaan di Pelintasan KA, Komisi D Minta Pemprov Tambah Palang Pintu dan Petugas Hamy Wahjunianto, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim.

Hamy mengakui, masalah kecelakaan di perlintasan KA itu disebabkan banyak faktor, tak semata-mata soal minimnya fasilitas palang pintu atau petugas. Sebab, faktor human error atau kelalaian pengguna jalan juga masih tinggi. Mantan Ketua Umum PKS Jatim ini menyontohkan, pengguna jalan yang nekat menerobos palang pintu yang sudah hampir tertutup, atau mereka yang tidak mengindahkan peringatan dari petugas penjaga perlintasan KA.

Karena itu, pihaknya berharap ada peraturan daerah (perda) yang memberi kewenangan petugas penjaga perlintasan KA untuk menindak pengguna jalan yang bandel dan tidak mengindahkan peraturan keselamatan berlalu-lintas di perlintasan KA. Dengan demikian, pengguna jalan tak lagi bisa seenaknya melakukan pelanggaran karena ada sanksinya.

“Saya kira kalau belum ada perdanya, perlu dibuat perda keselamatan di perlintasan KA. Mengingat tingginya angka kecelakaan di perlintasan KA. Selain itu, pihak terkait juga harus membersihkan sekitar perlintasan KA dari reklame, billboard atau videotron karena bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan,” pungkas putra tokoh PNI di Blitar tersebut.

Sebelumnya, Jumlah kecelakaan selama arus mudik dan balik selama lebaran tahun 2017, di Jawa Timur meningkat. Perbandingannya, operasi Ramadniya Semeru 2016 dengan 2017. Di mana berdasarkan data tabulasi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur tahun 2016 ada 586 kejadian kecelakaan, sedangkan tahun 2017 sebanyak 599 kejadian. Dari data tersebut, menunjukan jumlah kejadian meningkat 2,17 persen. Tidak hanya itu, akibat dari tingginya kecelakaan, korban jiwa tewas juga naik.

"Korban jiwa tewas dari kejadian kecelakaan itu naik 31 persen. Perbandingannya antara tahun 2016 dengan tahun 2017," terang Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Ibnu Isticha, Jumat (30/6). (mdr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO