Jumat, 04 Desember 2020 23:38

APBD Gresik 2017 Memprihatinkan, Pembangunan Stadion Gejos Terancam Mandek

Rabu, 09 Agustus 2017 11:15 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
APBD Gresik 2017 Memprihatinkan, Pembangunan Stadion Gejos Terancam Mandek
Kondisi stadion Gejos yang belum rampung dikerjakan. foto: syuhud/ bangsaonline

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Proyek-proyek mercusuar di Kabupaten Gresik yang menjadi kebanggaan Bupati Sambari Halim Radianto terancam mandek. Hal ini disebabkan kondisi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Gresik tahun 2017 yang kembang kempis.

Salah satu proyek mercusuar yang terimbas kondisi tersebut adalah Stadion Gejos (Gelora Joko Samudro). Anggaran proyek yang menelan uang rakyat hingga Rp 500 miliar itu terus menyusut. Bahkan di APBD-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan) tahun 2017, proyek tersebut tidak dianggarkan karena tingginya defisit yang disandang APBD Gresik 2017.

Hal ini diakui Sekretaris DPU TR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Pemkab Gresik, Ir Ach. Washil. "Untuk stadion Gejos pada APBD-P 2017 tidak dianggarkan. Namun, pada APBD 2017 dianggarkan. Tapi saya tidak hafal persis berapa anggarannya, yang pasti tidak mencapai ratusan miliar, hanya kisaran puluhan miliar," kata dia kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (9/8/2017).

Menurut Washil, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan lintasan lari yang mengitari lapangan stadion dan dan bagar dalam stadion. "Pagarnya terbuat dari besi. Proyek itu dijadwalkan selesai antara September-Oktober 2017, karena akan digunakan pertandingan ISL (Indonesia Super League) 2017," pungkas mantan Sekretaris Bappeda ini.

Sekadar diketahui, proyek stadion Gejos disahkan DPRD Gresik periode 2009-2014. Kala itu DPRD dan Pemkab Gresik sepakat stadion dibangun menggunakan anggaran multi years, yakni APBD 2012, 2013, 2014 dan 2015. Untuk pembangunan awal, proyek stadion Gejos digelontor Rp 250 miliar.

Hingga tahun 2017 ini, proyek itu sudah menyedot hampir Ro 500. Dari anggaran sebanyak itu, progres pengerjaan baru rampung di sisi tribun barat dan beberapa sarana pendukung.

Sementara Ketua DPRD Gresik Abdul Hamid mengakui banyak proyek fisik yang dikepras di APBD 2017 ini. "Kondisi ini disebabkan keterbatasan anggaran. Pada 2017 ini APBD mengalami defisit sekira Rp 100 miliar dari kekuatan APBD kisaran Rp 2,8 triliun lebih," kata Hamid saat press release baru-baru ini. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...