Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan sekaligus pengasuh Ponpes Syamsul Arifin Gus Saiful.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan sekaligus pengasuh Ponpes Syamsul Arifin Gus Saiful mengimbau supaya kegiatan keagamaan jangan disalahgunakan sebagai ajang Pilkada.
"Tidak sepakat dan tidak semestinya acara gitu dibuat demikian," tandas Gus Saiful sapaan akrab kiai tersebut kepada BANGSAONLINE di Kantor DPRD Kab. Pasuruan, Jumat (24/11).
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- UMKM Pasuruan Naik Kelas: Komisi II Kawal Digitalisasi Pasar dan Bantuan Modal Pemuda-Perempuan
- Aliansi BEM Pasuruan Raya Kecam Sikap Ketua DPRD yang Dinilai Tak Etis saat Audiensi dengan PMII
- HOAKS! Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Dipanggil KPK Soal Korupsi Dana Hibah
Ia mencontohkan acara keagamaan seperti haul, tahlil akbar, dan sholawat yang biasanya digunakan politikus sebagai sarana penggalian dukungan.
Untuk itu, Saiful meminta acara yang religius itu, tidak diselingi dengan pidato atau acara penggalangan dana tersebut.
Lebih memprihatinkan lagi, menurut Gus Saiful, ada acara pernikahan, khitan bahkan pada saat orang mengalami kedukaan (meninggal dunia) pun dimanfaatkan momen pilkada tersebut. (afa/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




