TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Perikanan dan Kelautan resmi meluncurkan program asuransi untuk nelayan yang berada di Kabupaten Tuban bertempat di halaman pemkab setempat, Senin (18/12).
Program tersebut merupakan kerja sama antara DKP dengan Jasindo yang memberikan jaminan keselamatan saat bekerja. Melalui program ini, nelayan akan mendapatkan jaminan ketika mengalami kecelakaan kerja, baik di darat maupun di laut.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
"Lewat program ini, DKP tak hanya fokus pada masyarakat nelayan, akan tetapi memikirkan para nasib petani garam. Kini Pemkab Tuban telah mengembangkan kawasan integrasi garam rakyat di Desa Ketambul, Kecamatan Palang. Tujuannya untuk mendukung program Swasembada Garam Nasional tahun 2017," kata Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian, M Amenan.
“Guna mendukung program tersebut, diserahkan bantuan berupa gudang garam, eskavator, truk tonase, mobil pick-up, dan kendaraan roda tiga,” paparnya.
Kepala Dinas yang juga menjabat sebagai Sekretaris PCNU Tuban tersebut optimis ke depan perikanan dan kelautan di Tuban akan semakin berkembang. Terlebih apabila berbagai sarana dan program yang ada saat ini lebih dapat dimaksimalkan.
Dalam kesempatan itu, juga diberikan bantuan kepada nelayan dan petani garam yang diserahkan langsung oleh Bupati Tuban, H Fathul Huda. "Sektor perikanan dan kelautan serta sektor pertanian harus terus dikembangkan. Potensi yang ada di Kabupaten Tuban sebaiknya terus digali, demi menuju Tuban yang lebih sejahtera,” pesan orang nomor 1 di Tuban itu. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




