SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Polda, TNI, Pemprov serta KPUD Jawa Timur menggelar simulasi Sispamkota dalam pengamanan Pemilukada yang akan digelar serentak tahun 2018 ini, di lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Rabu (14/2).
Ada enam skenario yang ditampilkan sebagai upaya pengamanan Pemilukada. Unsur yang terlibat dalam pengamanan nantinya terdiri dari unsur TNI, Polri serta Satpol PP.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
Keenam skenario itu meliputi, pengamanan saat pendistribuisian surat suara, pengamanan saat masa kampanye, pengamanan saat masa tenang, pengamanan saat pencoblosan, pengamanan saat penetapan pemenang Pemilukada dan pengamanan pasca Pemilukada.
Salah satu rangkaian acara yang mendapat perhatian dari hadirin salah satunya adalah, saat dilakukan pengejaran oleh petugas kepolisian terhadap oknum perusuh saat masa kampanye.
Dua buah mobil satlantas Polda Jatim mengejar pengguna motor disertai adu balap dan berbagai manuver, namun akhirnya pengendara motor dapat dilimpuhkan oleh seorang Polwan dengan tangan kosong.
Serta pada saat penanganan menghadapi perusuh saat masa penetapana pemenang Pemilukada oleh KPUD Jawa Timur yang tidak diterima oleh salah satu pendukung pasangan.
Sebelum pelaksanaan pelatihan Sispamkota, Kapolda Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rachman, Gubernur Soekarwo dan Kepala KPUD Jawa Timur Eko Sasmito dibopong prajurit TNI maupun Polri menuju tenda acara.
Hal tersebut menurut pembawa acara, sebagai bentuk sinergitas di antara institusi yang mereka pimpin demi mewujudkan Pemilukada yang aman dan nyaman di Jawa Timur.
Simulasi tersebut juga dihadiri oleh kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Khofifah dan Emil, serta nomor urut 2 Syaifullah dan Puti. Mereka akan bertarung dalam pemilukada Jawa Timur. Mereka hadir bersama sejumlah pimpinan daerah partai pengusungnya.
Selain menyaksikan jalannya proses pengamanan selama Pemilkada, kehadiran keduanya untuk melaksanakan sumpah dan dan penandatanganan ikrar Pemilukada damai.
Pembacaan sumpah dilakukan oleh ketua KPUD Jawa Timur, disaksikan Pangdam V Brawijaya, Ketua DPRD Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, pejabat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur.
Selanjutnya, kedua pasangan serta perwakilan dari tim sukses menandatangani ikrar tersebut. (ana/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




