Sebaliknya, UMKM harus memainkan peran standing on the shoulder of giants (berdiri di atas pundak raksasa). Bersinergi dengan BUMN dan perusahaan besar lainnya jika produk yang dikembangkan ingin besar dan manfaatnya bisa dirasakan bersama-sama.
"Nah, ini bisa dicapai karena tadi communal branding. Makanya ada namanya batik Terang Ing Galih yang menjadi brand batik Trenggalek. Kalau UMKM disuruh menanggung resiko bisnis sendirian, ya susah, berat," jelasnya.
Sementara itu Koordinator Relawan Perjuangan Anak Bangsa KIP-Emil, Sri Mince Endramawan mengatakan, program yang ditawarkan Khofifah-Emil dinilai cocok dan tangguh untuk menjalankan kepemimpinan di Jatim.
"Mas Emil patut didukung untuk menjadi pemimpin kelanjutan setelah Pakde Karwo," katanya.
Disinggung apakah ada syarat khusus untuk mendukung pasangan Khofifah-Emil, Mince menegaskan jika pihaknya harus bersih dari money politic demi pemimpin yang bertanggung jawab.
"Itu tidak ada komitmen duik-duikan (tidak ada komitmen uang, red)," tegasnya. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




