BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga yang tergabung dalam "Gerakan Masyarakat Bangkalan untuk Keadilan" menggelar demo di kantor BKPSDA, Rabu (4/4). Dalam demo itu, mereka mendesak agar dugaan kasus mutasi jabatan bodong diusut.
"Kami gabungan elemen masyarakat meminta ketua Baperjakat dan BKPSDA dipecat dan diadili. Usut dan telusuri terkait indikasi aliran uang dalam kasus mutasi 142 (+2) tanggal 23 Februari 2018," tegas koorlap demo Abd. Mobarok.
BACA JUGA:
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
- Diduga Keracunan Puluhan Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan Dirawat Usai Santap MBG
- Warga Bangkalan Tewas Diduga Ditusuk Iparnya
Pantauan di lokasi, demo tersebut berlangsung alot, hingga akhirnya sejumlah perwakilan massa dipersilakan masuk ke kantor Pemda Bangkalan untuk menyampaikan aspirasi. Perwakilan massa adalah Mat Sholeh, Mat Luwe, Abdul Hadi, Saiful Rijal dan Abdul Mobaruk.
Perwakilan massa ditemui Pj Bupati Bangkalan Indra Ranuh untuk menggelar dialog. "Karena belum ada kepastian, kami langsung ke BKPSDA untuk menyegel kantor tersebut," kata Abdul Mubarok.
"Kami terpaksa menyegel kantor atas dasar prasangka dugaan manipulasi surat
Keputusan SK dari Kamendagri," tutur koorlap. (bkl1/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




