Suka Memeras, Kelompok Setingkat Gajah Oleng Dibekuk Tim Jatanras Polda Jatim

Suka Memeras, Kelompok Setingkat Gajah Oleng Dibekuk Tim Jatanras Polda Jatim Para pelaku saat dirilis di Mapolda Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Perusahaan jasa angkut barang di Surabaya dan sekitarnya kini bisa bernafas lega. Pasalnya, kelompok preman di bawah kepemimpinan Imam Sakram asal Pasuruan yang meresahkan, berhasil dibekuk tim Jatanras Direskrimum Polda Jawa Timur.

Mereka yang tertangkap antara lain, Imam (41) asal Pasuruan, Bejo (56) asal Jombang, Kopral (47) asal Sidoarjo, BS (47) asal Mojokerto, DWW (36) asal Probolinggo dan BB. Sedangkan satu orang yang sudah diketahui identitasnya tengah dalam buruan petugas Kepolisian.

Kelompok ini biasa meminta jatah bulanan kepada puluhan perusahaan. Jika tidak dipenuhi, mereka mengancam akan mengganggunya ketika perusahaan tersebut melakukan pengiriman barang ke luar kota. 

Rata-rata perusahaan yang menjadi target aksi pemerasan kelompok ini bergerak di bidang jasa angkutan produk rokok, besi, dan smbako.

"Modusnya sindikat ini, dia mendatangi perusahaan-perusahaan jasa angkutan. Ditakut-takuti, diancam, dia meminta jatah bulanan," terang Wadireskrimum Polda Jatim AKBP Juda Nusa Putra, Senin (21/5/2018).

Tak mau mengambil risiko, beberapa perusahaan sepakat memberi jatah bulanan kepada Imam Sakram dan kelompoknya. Setoran pun rutin dikirim melalui rekening Sakram dengan besaran mulai dari Rp 2 juta-Rp 5 juta.

"Jika tidak diberikan, dia akan mengganggu angkutan perusahaan itu. Mengambil barang-barangnya, merusak kendaraannya, atau dipalak sopirnya 100 ribu (rupiah) 200 ribu (rupiah), diganggulah," lanjutnya.

Kasubdit III Jatanras AKBP Ambariyadi Wijaya menambahkan, perusahaan yang merasa dirugikan atas tindak kejahatan sindikat ini jumlahnya puluhan. Namun yang terdata oleh kepolisian sekitar 15 perusahaan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO