Tim Kejaksaan Negeri Gresik saat menggeledah kantor Dinas Kesehatan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menggeledah Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) di komplek Kantor Pemkab Gresik Jalan Dr. Wahidin SH Kecamatan Kebomas sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (6/8/2018).
Belum jelas, kasus yang tengah ditangani Kejaksaan sehingga menggeledah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh Nurul Dholam ini.
BACA JUGA:
- Tersangka Penganiayaan Pegawai DPUTR Gresik Ditahan, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Kejaksaan
- Kejari Gresik Tahan Pegawai DPUTR Tersangka Penganiayaan
- Ratusan Santri Ponpes Al Ibrohimi Gresik Demo, Minta 3 Kiai yang Jadi Tersangka Korupsi Dibebaskan
- Resmi Ditahan Kejari Gresik, Tersangka Korupsi Ponpes Al Ibrohimi: Risiko Berjuang di Jalan Allah
Sejumlah tim kejaksaan yang keluar masuk dari ruang Kepala Dinas Kesehatan Sekretariat juga bungkam saat ditanya wartawan. Mereka hanya keluar masuk membawa berkas dan sejumlah alat elektronik seperti laptop dan handphone.
Tim Kejari Gresik juga menyita telepon genggam milik sopir, dua sekpri, dan Kepala Dinkes.
Jikan, sopir Kepala Dinkes Nurul Dholam kepada BANGSAONLINE.com menyatakan bahwa tim Kejari Gresik datang pada pukul 09.00 WIB. Begitu tiba, tim langsung masuk ke ruang Kadinkes dan menggeledah ruangan kerja.
"Mereka langsung menyita handphone. Bapak (Kadinkes) diminta tetap dalam ruangan," katanya.
Selain menyita handphone, Jikan juga menyebut bahwa petugas juga menyita buku tabungan Bank BRI miliknya. "Buku tabungan BRI saya disita. Padahal tak ada isinya," ungkapnya.
Ditanya kasus apa yang tengah diusut Kejari Gresik?Jikan mengaku tak tahu. "Saya tak tahu mas," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




