DARI KANAN KE KIRI. Dr Salim Yakan (Ketua Yayasan Al-Jinan University), Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, Prof Dr Bassam Barake (Rektor Al-Jinan University), Dr Mauhiburrahman (Gus Muhib, Rektor Institut KH Abdul Chalim) dan Jalal, LC, MA (Sekretaris pribadi Dubes RI untuk Libanon). foto: istimewa/bangsaonline.com
“Pertama pilihlah yang salatnya baik,” pesannya. Menurut dia, jika salatnya baik maka akan baik pula seluruh amalannya. Ia mengaku pernah menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana salatnya Jokowi di mathaf (tempat tawaf) Masjidil Haram Makkah.
”Saat sujud jari-jari kaki Pak Jokowi menghadap kiblat. Begitu juga saat duduk iftirasy dan tawaruk sesuai dengan kitab safinatus salat,” kata Kiai Asep seperti ditegaskan berulang-ulang di beberapa tempat.
Kedua, tegas Kiai Asep, pilihlah pemimpin yang memiliki kecintaan pada negara di atas kepentingan pribadi. ”Hanya di jaman pemerintahan Jokowi 51% saham freeport kembali ke pangkuan ibu pertiwi,” katanya.
Ketiga, Jokowi telah berjasa kepada kaum santri yang telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN). ”Sebagai santri yang berjiwa besar, kebaikan penetapan hari santri tersebut harus diapresiasi dengan baik sehingga sudah selayaknya santri memilih Jokowi yang telah memperjuangkan eksistensi santri secara nasional melalui penetapan Hari Santri Nasional,” tegas Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pusat itu.
Keempat, Jokowi memilih wakil presiden dari kalangan ulama, yaitu KH Ma’ruf Amin. Ini, kata Kiai Asep, merupakan representasi santri, simbol keislaman dan keilmuan.
Kelima, kata Kiai Asep, kaidah kaum santri adalah mengambil yang diyakini (Al-akhdzu bil yaqin) dan jangan berspekulasi pada yang belum terbukti. “Pak Jokowi telah terbukti selama pemerintahannya sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk kemajuan bangsa dan negara,” katanya meyakinkan para mahasiswa Indonesia di Libanon.
Pada malam harinya, Kiai Asep kembali ke Beirut, menemui para santri dan mahasiswanya yang kuliah di Ibu Kota Lebanon tersebut. Di depan para santri dan mahasiswa itu, Kiai Asep kembali menyampaikan lima alasan memilih Jokowi dalam pemilihan presiden tahun 2019.
Kiai Asep bahkan kemudian membentuk kepengurusan JKSN Cabang Libanon. Fariz dan Furqon terpilih sebagai ketua dan sekretaris JKSN Cabang Libanon. Kiai Asep menarget perolehan suara hasil prakarsa JKSN Cabang Istimewa Libanon itu pasangan Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin mendapat suara mutlak atau menang 100 %.
Kepada BANGSAONLINE.com tadi malam, Kiai Asep mengaku akan melanjutkan safari ke Mesir, Maroko, dan negara lainnya. “Saya akan membentuk JKSN-JKSN di negara-negara tersebut agar mahasiswa dan warga Indonesia di negara-negara tersebut memilih Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin,” kata Kiai Asep yang dalam safari ini didampingi istri tercintanya, Nyai Alif Fadlilah. (FUS)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




